Aroma tanah basah selepas gerimis tipis menyambut derap langkah rombongan delegasi yang menempuh perjalanan jauh melintasi selat dan pulau. Udara sejuk lereng pegunungan Dau, Malang, seketika merengkuh rombongan santri dan guru dari SMP IT Al-Manar Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah, saat pertama kali menginjakkan kaki di pelataran kampus pesantren. Agenda edutrip santri ini bukan sekadar pelesir edukatif biasa, melainkan rihlah peradaban untuk menjalin kembali benang-benang ukhuwah, menyerap keteladanan, serta mereguk atmosfer pembinaan karakter yang berakar kokoh pada nilai-nilai ketauhidan.
Ada kehangatan yang merambat cepat ketika para asatidz dan santri tuan rumah menyambut saudara seiman mereka dengan senyum tulus serta jabat tangan yang erat. Di selasar-selasar asrama yang tenang, terdengar gumam salam bersahut-sahutan. Rasa lelah setelah perjalanan panjang dari Bumi Kotawaringin Barat seolah luruh oleh keramahan bilik-bilik asrama yang tertata rapi. Pertemuan dua institusi pendidikan Islam ini menjadi ruang temu batiniah yang mengikat cita-cita besar: melahirkan generasi Qurani yang tangguh, mandiri, dan berwawasan luas.
Langkah Hangat Menyusuri Lorong Asrama dan Selasar Ilmu
Kegiatan edutrip santri ini dimulai dengan langkah-langkah santai menyusuri setiap sudut kampus Pondok Pesantren Ar-Rohmah Putra Islamic Boarding School Malang. Rombongan delegasi diajak melihat langsung bagaimana denyut kehidupan santri berlangsung setiap hari. Tidak ada sekat pembatas; yang tampak adalah keterbukaan bilik asrama yang sarat akan kedisiplinan dan nilai ketertiban. Tempat tidur yang rapi, susunan kitab yang tertata di atas meja belajar, hingga kerapian loker pakaian menjadi pemandangan yang memikat rasa ingin tahu para santri tamu.
Di lorong-lorong asrama, santri Ar-Rohmah Putra dengan luwes menyapa dan berbagi kisah tentang keseharian mereka. Mereka bertutur tentang nikmatnya bangun sebelum fajar menyapa, duduk bersila melingkar dalam halaqoh tahfidz, hingga kebersamaan saat makan bersama di ruang makan asrama. Hal-hal sederhana inilah yang menciptakan kesan mendalam bagi peserta edutrip santri asal Kalimantan tersebut. Mereka menyaksikan langsung bahwa kehidupan asrama bukan tentang kekangan, melainkan kawah candradimuka yang mematangkan jiwa dan memperhalus adab pergaulan.
“Pendidikan pesantren sesungguhnya tidak hanya diajarkan lewat lisan di dalam kelas, melainkan terpancar dari ketertiban selimut yang terlipat rapi, adab meletakkan sandal di depan pintu, dan ketulusan hati saat menyambut saudara yang bertamu.”
Menyerap Ruh Kemandirian dalam Dinamika Edutrip Santri
Momen penting dalam agenda edutrip santri ini terekam saat para santri SMP IT Al-Manar mengamati secara saksama ekosistem belajar yang terintegrasi antara kurikulum akademik nasional, kepesantrenan, dan pembiasaan ibadah praktis. Di Ar-Rohmah Putra, pembentukan karakter tidak diletakkan sebagai teori hafalan, melainkan dijalani sebagai laku harian. Setiap santri memegang tanggung jawab pribadi atas kebersihan ranjangnya, ketepatan waktu hadir di masjid, serta kedisiplinan mengulang murajaah hafalan Al-Qur’an.
Kekaguman dan antusiasme para santri tamu tampak nyata saat mereka berdialog langsung tentang cara menjaga fokus belajar di tengah padatnya ritme asrama. Detik-detik penuh inspirasi dan ekspresi keceriaan santri selama menjelajahi lingkungan pesantren ini juga terangkum secara visual dalam dokumentasi tayangan YouTube Ar-Rohmah Putra, yang memperlihatkan bagaimana interaksi hangat antarsantri terjalin begitu alami tanpa kecanggungan.
Kemandirian santri di bilik asrama menjadi cermin penting bagi para santri Al-Manar. Mereka melihat bagaimana santri seusia mereka mampu mengelola waktu dengan cermat antara menelaah pelajaran sekolah, berolahraga sore di lapangan hijau, hingga bersiap memenuhi saf pertama salat magrib berjamaah. Ini adalah wujud nyata integrasi adab sebelum ilmu yang terus dihidupkan dalam tradisi pesantren.
Dialog Bernas Penguat Pilar Pendidikan Islam Terpadu
Sembari peserta edutrip santri berinteraksi di area asrama dan fasilitas sekolah, para asatidz dan pimpinan dari kedua lembaga duduk bersama dalam sesi urun rembuk dan studi tiru kepesantrenan. Ruang pertemuan dipenuhi percakapan yang bernas seputar penguatan sistem pengasuhan, manajemen asrama berbasis keteladanan, strategi pembinaan tahfidzul Qur’an yang mutqin, serta penegakan kedisiplinan yang mendidik tanpa kekerasan.
“Ketika dua lembaga pendidikan Islam duduk bersanding saling belajar, kita sedang merajut kekuatan peradaban untuk mengantarkan anak-anak kita menjadi pemimpin masa depan yang bertauhid kokoh.”
Pihak Ar-Rohmah Putra memaparkan bagaimana kurikulum ketauhidan ditanamkan ke dalam seluruh sendi kegiatan harian, bukan hanya di atas meja belajar. Sementara itu, asatidz SMP IT Al-Manar membagikan pengalaman dinamika pendidikan Islam di Kalimantan Tengah. Sinergi positif melalui edutrip santri ini membuka wawasan baru tentang pentingnya kolaborasi antarinstitusi pendidikan Islam terpadu demi menjawab tantangan zaman yang kian kompleks.
Bait-Bait Ukhuwah yang Terukir di Kaki Gunung
Ketika mentari mulai condong ke ufuk barat dan bayang-bayang pepohonan memanjang di halaman pesantren, sesi kunjungan pun mendekati penghujung. Namun, apa yang tertinggal di bilik-bilik asrama Ar-Rohmah Putra melampaui sekadar catatan di atas kertas agenda. Ada kenangan manis tentang senyum ramah, tawa bersama saat berkeliling lapangan, dan doa-doa tulus yang dilantunkan bersama di bawah kubah masjid.
Rombongan SMP IT Al-Manar Pangkalan Bun berpamitan dengan membawa pulang bekal berharga dari kegiatan edutrip santri ini: inspirasi tentang kedisiplinan yang berpadu dengan kehangatan kasih sayang, serta keteguhan memegang adab di atas segalanya. Rihlah ini menegaskan kembali pesan luhur bahwa jarak ribuan kilometer bukanlah pemisah bagi jiwa-jiwa yang disatukan oleh kalimat tauhid. Di lereng pegunungan Malang, jejak kebersamaan itu telah terpatri abadi, mengalirkan semangat belajar yang akan terus menyala di dada setiap santri.
Referensi & Tautan Terkait: Informasi resmi profil pesantren dan pendaftaran santri dapat diakses melalui portal resmi Pesantren Ar-Rohmah Putra Malang, serta dokumentasi tayangan terkait pada Kanal YouTube Resmi Ar-Rohmah Putra.




